Sabtu, 05 Desember 2009

Budidaya Tanaman Klengkeng


Asal dan Distribusi

Asli Asia Tenggara.
Dibudidayakan di seluruh daerah tropis dan Subtropis, tapi terutama di Thailand, Cina, Taiwan, Vietnam, Australia, dan di Amerika Serikat, Florida dan Hawaii.


Botani Sinonim


Euforia longana, Euphoria longan, Nephelium longana, Nephelium longan.


Deskripsi


Pohon besar, sampai 50 kaki (15 m) tinggi, berdaun lebat, mahkota
simetris dan kulit kasar. Senyawa daun sampai 12 inci (30 cm) panjangnya, dengan 6-9 pasang selebaran. Bunga staminate, berputik dan hermaphroditic, kecil, keputih-putihan, dihasilkan dalam malai terminal atau aksila. Buah bundar, 0,5-1 inch (1-2,5 cm) dlm diameter, kulit kasar, cokelat dan rasanya manis.

Propagasi


Klengkeng dapat diperbanyak dengan biji, setek dan dicangkok.
Water layering adalah metode yang paling umum untuk membudidayakan klengkeng, tapi pohon-pohon yang dihasilkan memiliki sistem akar yang lemah. Mencangkok adalah juga salahsatu metode yang digunakan. Dengan sistem pembibitan, pohon dapat memakan waktu 7 tahun atau lebih untuk berbuah, sementara dengan dicangkok akan menghasilkan buah dalam 3-4 tahun atau kurang.

Seperti Lychee, lengkeng disesuaikan dengan lingkungan subtropis hangat, lembab dan dingin musim panas, musim dingin kering. Namun demikian, tidak mentolerir temperatur di bawah 32F (0C), dan suhu dari 26 hingga 28F (-2 ke-3C) dapat menyebabkan kerusakan parah atau kematian pohon-pohon muda. Di daerah tropis, klengkeng dapat tumbuh dari permukaan laut menjadi 1.800 kaki (549 m) ketinggian.

Klengkeng hidup disesuaikan dengan tanah yang berbeda, tapi tidak mentolerir kondisi waterlogging atau salin. Pertumbuhan terbaik di lahan subur dengan pH 5,5 sampai 6. Pohon ditanam pada jarak 5,5-7,6m secara terpisah. Aplikasi pupuk dan penyiraman akan mempengaruhi kecepatan pertumbuhan .Bunga diinduksi oleh suhu rendah dan kekeringan stres, tapi pohon-pohon dapat didorong untuk bunga oleh aplikasi dari 1-2% kalium solusi chlorate tanah di sekitar pohon atau dedaunan.


Kultivar dan Spesies


Meskipun ada banyak klengkeng kultivar di Asia Tenggara, budidaya keragaman lebih rendah di daerah lain.
Kultivar berikut adalah yang paling umum dibudidayakan di Puerto Rico, Florida dan Hawaii:

'Biew Kiew' - Dari Thailand, dengan produksi lebih konsisten di Hawaii daripada 'Kohala', tapi masih memerlukan musim dingin yang sejuk untuk bunga dengan baik. Berkualitas baik buah, kemudian daripada 'Kohala'.

'Diamond River' ( 'Phetsakon') - Klengkeng tropis dari Thailand yang memiliki produksi lebih handal di daerah tropis. Buahnya berukuran sedang, kualitas baik dan panen lebih awal.

'Kohala' - Berasal dari Hawaii, budidaya paling penting di Florida, namun mempunyai produksi yang tidak menentu di daerah tropis. Berbuah awal, besar, kualitas baik, dan dengan biji kecil.

'Sri Chompoo' - Dari Thailand, akan lebih konsisten berbuah di Hawaii daripada 'Kohala', tapi masih memerlukan musim dingin yang sejuk untuk berbunga dengan baik. Buah besar dan berkualitas baik.

Kultivar lainnya termasuk 'Egami', 'E Wai', 'Edo', 'Edau' dan 'Tiger Eye'.

Dimocarpus longan var. malesianus, yang mata Kucing, adalah subspesies dari klengkeng yang lebih ccok di daerah tropis.

Penggunaan Lengkeng sebagai buah konsumsi segar, dikeringkan, beku dan kaleng.

Komposisi gizi per 100 gram buah lengkeng
Karbohidrat 16-25 g
Lemak 0,1-0,5 g
Protein 1 g
2-10 mg Kalsium
6-42 mg fosfor
Besi 0,3-1,2 mg
Vitamin A 28 IU
Vitamin B1 0,04 mg
Vitamin B2 0,07 mg
0,6 mg niacin
Vitamin C 6-8 mg

Buah-buahan segar dikonsumsi untuk mengurangi demam, dan buah-buahan kering sebagai obat untuk insomnia. Daun mengandung quercetin, dengan sifat antioksidan dan antivirus, dan digunakan dalam pengobatan alergi, kanker, diabetes dan penyakit kardiovaskular. Menghasilkan biji digerus busa, yang digunakan sebagai sampo. Kayu yang digunakan dalam konstruksi perabot dan barang lainnya. Pohon ini juga ditanam sebagai hiasan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar